Rupiah Kembali Melemah Pagi Ini, Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Anggie Ariesta
Ilustrasi rupiah dibuka melemah mendekati Rp18.000 per dolar AS. (Foto: iNews.id)

Konsekuensinya, volume permintaan terhadap Dolar AS di pasar domestik meningkat tajam untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan komoditas tersebut.

Ibrahim menambahkan, tekanan eksternal tersebut berkelindan dengan sederet persoalan struktural dari dalam negeri. Beban domestik yang ikut menggerus kekuatan Rupiah antara lain tingginya aktivitas impor minyak, siklus pengiriman dividen korporasi ke luar negeri, fenomena konversi dana simpanan masyarakat ke aset valas, serta besarnya liabilitas utang jatuh tempo milik pemerintah maupun sektor swasta.

Kondisi fiskal ini kian diperparah oleh kekhawatiran para pengelola dana asing terhadap efektivitas tata kelola sejumlah program pemerintah saat ini. Sentimen negatif tersebut memicu penarikan modal secara masif dari pasar keuangan nasional.

“Arus modal asing keluar cukup deras pada masa libur panjang ini. Sementara Bank Indonesia hanya bisa melakukan intervensi secara terbatas,” ungkap Ibrahim. 

Di lini kebijakan moneter, prospek perbaikan kurs domestik masih terganjal oleh sikap agresif bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed). Pernyataan terbaru dari para pejabat The Fed yang kembali memprioritaskan penanganan risiko inflasi melahirkan ekspektasi bahwa rezim suku bunga tinggi (higher-for-longer) akan bertahan lebih lama, yang berujung pada penyusutan ruang penguatan bagi mata uang negara berkembang.

“Dalam perdagangan hari ini rupiah kemungkinan masih melemah hingga mendekati Rp17.900 per dolar AS,” pungkas Ibrahim.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.679 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

4 hari lalu

Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.763 per Dolar AS 

5 hari lalu

Rupiah Hari Ini Kembali Ditutup Melemah, Sentuh Rp17.744 per Dolar AS

6 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.722 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal