Sandi Akan Bangun Infrastruktur Tanpa Utang, Ini Komentar Sri Mulyani

Rully Ramli
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Antara)

Ia juga mengatakan, pemerintah saat ini tidak lagi fokus mengupayakan pembangunan infrastruktur lewat anggaran negara. Sejumlah alternatif pembiayaan digunakan sehingga tak melulu membebani APBN.

"Kita sudah juga melakukan beberapa hal, apakah itu menggunakan pure APBN, apakah APBN dengan APBD, tadi juga ada DAK (Dana Alokasi Khusus) fisik," kata Sri Mulyani.

Tidak hanya itu, pemerintah juga bekerja sama dengan badan usaha milik negara (BUMN) dan melibatkan swasta melalui Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam pembangunan infrastruktur. Pemerintah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional juga memiliki skema penganggaran tanpa APBN, yang dikenal dengan Pembiayaan Infrastruktur Non-APBN (PINA).

"Jadi itu semuanya adalah mekanisme seperti yang dikatakan kalau menggunakan ekuitas, maka itu tidak melalui utang," kata Sri Mulyani.

Dia melanjutkan, pemerintah juga tengah menjalankan program, di mana pihak perusahaan yang melakukan pembangunan infrastruktur bisa melakukan sekuritisasi. Dengan skema semacam ini, pemerintah bisa mendapatkan dana baru.

"Kalau kita melakukan sekuritisasi, yang berarti kita melakuakn equity financing, itu enggak pake debt financing, kalau pake equity financing berarti ada yang punya modal yang masukin, kalau swasta ya mereka masuk," ujar Sri Mulyani.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
19 jam lalu

Momen Purbaya Rapat Mendadak di Lobi Kemenkeu, Bahas Pelemahan Rupiah?

Buletin
2 hari lalu

Purbaya Tegas Tolak Tax Amnesty Lagi: Kalau Ada, Berarti Saya Dipecat!

Nasional
11 hari lalu

Kemenkeu Tepis Isu Purbaya Tumbang hingga Dirawat di RS: Pak Menteri Sehat

Nasional
13 hari lalu

Kabar Baik! Batas Lapor SPT Badan Diperpanjang sampai 31 Mei 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal