Sekjen Kemenperin Akui Industri Petrokimia Sumbang Defisit Neraca Dagang Terbesar

Isna Rifka Sri Rahayu
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat industri petrokimia menjadi kontributor terbesar pada defisit neraca perdagangan Indonesia. (Foto: Reuters)

"Ini kalau kita lakukan akan punya nilai tambah yang cukup besar sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Tanpa ini sulit bagi kita untuk kita capai," kata dia.

Selain itu, Kemenperin juga akan fokus mendorong investasi dalam sektor tersebut. Apalagi dengan adanya perkembangan industri 4.0 yang bisa mempercepat perkembangan industri dengan bantuan teknologi.

"Tanpa ini sulit bagi kita untuk kita capai, tentunya industri 4.0 memegang peranan penting, investasi yang baru yang kita promosikan kita harapkan aplikasikan 4.0 pada industri lainnya. Sehingga apabila diaplikasikan bisa meningkatkan efisiensi dan produktivitas industri," tutur dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Bisnis
1 tahun lalu

Dilarang Jual iPhone 16, Apple Tawarkan Investasi Rp1,5 Triliun ke RI

Gadget
1 tahun lalu

iPhone 16 Dilarang Beredar di Indonesia hingga Isu Baterai Bocor Parah! 

Nasional
2 tahun lalu

Kemenperin Gelar Industrial Vocational Fair 2024 Regional Sulawesi

Nasional
2 tahun lalu

Menteri Kritis di Sektor Industri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal