Soal B100, Menteri Rini Janjikan Bisa Terealisasi pada 2022

Isna Rifka Sri Rahayu
Implementasi biodiesel 100 persen (B100) bisa dilakukan, namun bertahap. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) berjanji jika terpilih akan menggenjot peningkatan biodiesel 20 persen (B20) menjadi B100. Sejak 1 September lalu B20 telah resmi dijalankan.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan, hal ini bisa direalisasikan namun secara bertahap. Misalnya, setelah produksi B20 akan ditingkatkan kandungan minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) menjadi B50 baru kemudian menjadi B100.

"CPO jadi B50 targetnya tapi nanti ke B100 (bertahap). Harapan kita untuk gantikan solar dengan betul-betul B100," ujarnya di kantornya, Jakarta, Senin (18/2/2019).

Pihaknya bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah melakukan kunjungan ke perusahaan minyak asal Italia, Eni Lubricant Oli. Kemudian memutuskan untuk menugaskan PT Pertamina (Persero) untuk membuat kilang minyak (refinery) di Plaju, Sumatera Selatan bersama Eni.

"Setelah saya ke sana dan Pak Jonan ke sana dan melihat ini adalah teknologi yang baik. Jadi Bu Nicke sudah membuat perjanjian awal dengan Eni untuk membangun refinery di Plaju," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Transisi ke BBM Baru B50 Berlangsung hingga September, Pertamina Salurkan Bertahap

1 bulan lalu

Bahlil Jamin Harga BBM Baru B50 untuk Kapal Nelayan Tetap Murah

1 bulan lalu

Prabowo Resmikan BBM Baru B50: Indonesia Negara Pertama yang Menerapkan

1 bulan lalu

Presiden Prabowo Hadiri Peluncuran BBM Baru B50 di Rest Area KM 57 Tol Japek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal