SPPA BEI Dinilai Dukung Pembiayaan APBN dan Pengembangan SUN

Suparjo Ramalan
DJPPR menilai SPPA mendukung pembiayaan APBN dan berperan dalam pengembangan SUN di pasar sekunder. (Foto: SINDO)

JAKARTA, iNews.id - Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Deni Ridwan mengatakan, Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA) mendukung pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Selain itu, SPPA juga memiliki andil dalam pengembangan Surat Utang Negara (SUN) di pasar sekunder. 

Deni menuturkan, SPPA yang diluncurkan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada November 2020 lalu, saat ini menjadi infrastruktur teknologi dan informasi yang dipilih oleh DJPPR Kemenkeu sebagai sarana penyelenggaraan sistem dealer utama dalam mempertemukan transaksi Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS).

Menurutnya, kehadiran sistem tersebut merupakan awal dari era baru perdagangan EBUS, di mana SPPA hadir sebagai sebuah platform perdagangan elektronik resmi pertama untuk transaksi EBUS di pasar sekunder Indonesia.

“Kami mendukung pengembangan SPPA yang dilakukan BEI karena sejalan dengan strategi nasional pengembangan dan pendalaman pasar keuangan, dan optimalisasi SPPA dapat membantu pembentukan harga SBN yang wajar dan transparan (fair price discovery) di pasar sekunder,” ujar Deni kepada wartawan, Jumat (5/1/2024).

Deni menambahkan, SPPA tidak hanya menjadi wadah perdagangan elektronik bagi Efek Bersifat Utang dan Sukuk, termasuk SUN dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di pasar sekunder, tetapi juga memegang peran strategis dalam peningkatan kinerja dan pengawasan dealer utama.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Prabowo Ungkap Alasan Pangkas Anggaran Belanja Tak Produktif: Tutup Celah Korupsi

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik meski Minyak Dunia Melonjak

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Siapkan Skenario Pangkas Anggaran hingga Efisiensi MBG untuk Jaga Defisit APBN

Nasional
5 hari lalu

Pemerintah bakal Pangkas Anggaran Jaga Defisit Aman Imbas Perang Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal