Sri Mulyani: Ekonomi Digital Menjanjikan Sebagai Sumber Pertumbuhan ASEAN

Michelle Natalia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Tangkapan Layar)

Dia menyebut, pemerintah melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) belajar banyak dari krisis-krisis sebelumnya, mulai krisis 1998 hingga krisis 2008 lalu. Sri juga membahas sejumlah potensi risiko sektor keuangan antara lain berupa kenaikan suku bunga yang tinggi secara mendadak, penguatan dollar, serta non-performing loan (NPL).

"Indonesia dengan pertumbuhan yang kuat 5,3% tahun lalu, kami memprediksi kuartał pertama masih akan tetap kuat. Permintaan dalam negeri, konsumsi, dan investasi masih kuat, sehingga kami optimis NPL tidak akan mengalami peningkatan," ujar Sri Mulyani.

Selain itu, dia juga menjawab pertanyaan mengenai isu dedolarisasi yang sedang hangat dibicarakan. "Chiang Mai Initiative menjadi jawaban utama bagi negara-negara di kawasan ASEAN. Penggunaan mata uang lokal lintas batas negara juga terus didorong melalui teknologi digital," tutur Sri Mulyani. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
7 hari lalu

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Digunakan untuk Transaksi QRIS

14 hari lalu

Indonesia Cetak Sejarah di FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir: Ini yang Pertama!

16 hari lalu

Menlu Sugiono: ASEAN Harus Bermanfaat ke Masyarakat, Jangan Jadi Arena Rivalitas

20 hari lalu

Datang ke GIIAS 2026, Menkeu Purbaya Soroti Peran Industri Otomotif di Indonesia 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal