Sri Mulyani Kembali Andalkan APBN untuk Atasi Krisis Pangan dan PMK

Michelle Natalia
Menkeu Sri Mulyani kembali andalkan APBN untuk atasi krisis pangan dan PMK.

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, untuk mengatasi krisis pangan serta wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), pemerintah akan kembali menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).  

"APBN kembali diandalkan untuk menangani krisis pangan dan Penyakit Mulut dan Kuku, dari mulai menjaga stok pangan yang cukup, membeli vaksin dan obat PMK dan program vaksinasi pemberian vitamin bagi ternak, hingga dana cadangan untuk kompensasi pemusnahan ternak yang tidak tersembuhkan," kata dia, dikutip dari akunnya di Instagram, Kamis (30/6/2022). 

Dia menuturkan, dunia saat ini sedang menghadapi krisis pangan yang harus diantisipasi dan kelola dengan tepat, cepat dan hati-hati. Dia pun mengingatkan seluruh kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah harus makin erat bekerja sama dan berkoordinasi.

Di samping itu, dia menambahkan, Indonesia juga sedang berjuang menangani PMK yang menyerang binatang ternak seperti sapi, kerbau, kambing, dan lainnya yang menyebar di 23 provinsi.

Sri Mulyani juga menyoroti banyaknya guncangan besar terjadi di dunia saat ini. Selain krisis pangan, juga krisis energi, potensi krisis keuangan, dan geopolitik yang makin tegang dan rumit.

"Keuangan Negara- APBN #uangkita, uang dari pajak yang anda bayarkan - selalu menjadi instrumen utama dan diandalkan dalam menjaga rakyat dan perekonomin Indonesia dari berbagai tantangan dan guncangan. APBN #uangkita, dari kita untuk kita, gotong royong menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia," tuturnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahlil bakal Hidupkan Lagi Program Kompor Listrik, Siapkan Anggaran Rp815,56 Miliar

57 tahun lalu

Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS

57 tahun lalu

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu 2027 Rp49,80 Triliun, Buat Apa Saja?

57 tahun lalu

Purbaya Ungkap APBN Defisit Rp180,4 Triliun per Mei 2026, Setara 0,7 Persen PDB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal