Sri Mulyani: Pandemi Covid-19 Menorehkan Luka Berjangka Panjang

Michelle Natalia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, mengatakan disrupsi ekonomi global yang disebabkan pandemi Covid-19 menorehkan luka berjangka panjang, jika tak ditangani dengan baik.

Menurut dia, sudah hampir dua tahun sejak WHO mendeklarasikan pandemi Covid-19 sebagai bencana global. Pandemi ini juga telah menyebabkan disrupsi ekonomi global yang menonjol, baik dari sisi suplai maupun permintaan. 

"Berkaca dari pengalaman sejarah, dengan adanya disrupsi seperti itu menyebabkan tingginya angka pengangguran, lemahnya investasi, dan rendahnya produktivitas, jika tidak ditangani dengan baik, akan menorehkan luka yang berjangka panjang," ujar Sri Mulyani, dalam Opening Ceremony AICIF 2021, The 9th ASEAN Universities International Conference on Islamic Finance secara virtual, Rabu (17/11/2021).

Dia menyampaikan, istilah luka atau "scar" yang dipakai oleh negara-negara G20 ini bisa menghambat pemulihan sektor swasta dan juga imbas jangka panjang terhadap keuangan publik. 

Luka ini, lanjut Menkeu, juga berdampak terhadap sektor riil dan finansial, dan pada akhirnya menghambat progres menuju pemulihan dan pertumbuhan ekonomi yang tangguh dan resilien.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Kembali Guyur Dana Rp400 Triliun ke Bank Himbara: Ekonomi Siap Lari Lagi!

57 tahun lalu

Menkeu Purbaya Bertemu Kepala BGN Hari Ini, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Purbaya Restui PPN DTP Jadi Solusi Transisi Rusun Subsidi, Dorong Akses Rumah Pertama untuk MBR

57 tahun lalu

Purbaya Segera Bertemu Kepala BGN Pekan Ini, Bahas Efisiensi MBG?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal