"Mengingat pada kuartal II 2020 lalu ekonomi Indonesia anjlok hingga minus 5,3 persen (qtq)," ucapnya.
Tak hanya itu, kata Sri Mulyani, utang pemerintah selama ini digunakan untuk kepentingan rakyat, termasuk pendidikan. Porsi pendidikan dalam APBN mencapai 20 persen sesuai amanat konstitusi.
"Di dalam utang itu adalah anggaran pendidikan 20 persen tetap kita jaga," kata Sri Mulyani.