Sri Mulyani soal Upaya Turunkan Defisit Fiskal APBN: Bukan Tugas yang Mudah

Michelle Natalia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan realisasi sementara defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 mencapai Rp783,7 triliun, setara 4,65 persen dari produk domestk bruto (PDB). Angka ini lebih rendah dari realisasi defisit APBN 2020 sebesar 6,14 persen.

"Kalau bapak dan ibu sekalian suka melihat episode suatu negara-negara yang mengalami krisis. Menurunkan fiscal deficit dalam waktu 12 bulan sebesar ini, it isn't an easy task (itu bukan tugas yang mudah)," ujar Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Rabu (19/1/2022).

Sri Mulyani menambahkan, realisasi defisit APBN 2021 lebih kecil dari yang direncanakan pemerintah dalam UU APBN 2021, yaitu Rp1.006,4 triliun atau 5,7 persen PDB. Menurutnya, realisasi defisit bisa diturunkan karena kinerja pendapatan negara yang positif pada tahun lalu.

"Realisasi pendapatan negara 2021 secara umum telah menunjukkan pemulihan yang kuat. Pendapatan negara sepanjang 2021 mencapai Rp2.003,1 triliun atau setara dengan 115 persen dari target Rp1.743,6 triliun," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Defisit APBN Nyaris 3%, Ekonom: Masih Dalam Koridor yang Aman

Nasional
4 hari lalu

Purbaya soal Defisit APBN Melebar: Saya Bisa Buat 0 Persen, tapi Ekonomi Morat-marit

Makro
5 hari lalu

Defisit APBN 2025 Nyaris 3 Persen, Purbaya: Menjaga Ekonomi di Tengah Tekanan Global

Nasional
5 hari lalu

Purbaya Lapor APBN 2025 Defisit Rp695 Triliun, Dekati Batas Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal