Sri Mulyani Tegaskan Bansos Merupakan Program APBN

Anggie Ariesta
Menkeu Sri Mulyani menegaskan bahwa bansos merupakan program dalam APBN. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa bantuan sosial (Bansos) merupakan program dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hal ini karena muncul anggapan pembagian bansos menjelang Pemilu 2024 pada 14 Februari mendatang yang dianggap menguntungkan pihak tertentu.

"Bansos itu adalah instrumen dalam APBN, APBN adalah Undang-Undang, UU APBN itu dibahas bersama seluruh partai politik di Senayan dan sesudah menjadi undang-undang dia menjadi instrumen negara bersama, ini untuk menekankan bahwa Bansos tahun 2023 nilainya Rp476 triliun," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers Hasil KSSK, Selasa (30/1/2024).

Sri Mulyani menambahkan, semua partai politik yang membahas APBN melalui hak budget-nya bersama pemerintah. 

"Silakan menjelaskan mengenai APBN itu sebagai instrumen dalam Bansos 2023 disitu ada PKH untuk 9,9 juta kelompok penerima Kartu Sembako 18,7 juta," kata Sri Mulyani.

Adapun untuk kelompok penerima BLT El Nino tahun 2023 diperkenalkan terlebih dahulu karena saat itu musim kering memuncak meskipun sudah mulai hujan muncul banjir jadi musim tanamnya tetap tergeser.

Untuk subsidi BBM, subsidi listrik, subsidi kredit usaha rakyat bantuan pangan itu semua sudah ada dalam APBN 2023 yang nilainya Rp476 triliun. Tahun ini, bansos di dalam APBN kita nilainya Rp496 triliun, jadi beda Rp20 triliun.

"Ini tentu nanti realisasi dan perkembangannya akan terus kita monitor tetapi poin saya angka Rp476 T tahun lalu dan Rp496 T tahun ini di dalam undang-undang APBN di bawah oleh pemerintah dibahas oleh DPR dan ditetapkan dalam undang-undang," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Prabowo: APBN Alat Melindungi Rakyat-Perkuat Ekonomi Bangsa

Nasional
19 jam lalu

Purbaya Sebut Pidato Prabowo terkait Kerangka Ekonomi RAPBN 2027 di DPR Cetak Sejarah Baru

Nasional
20 jam lalu

Purbaya Tarik Utang Rp305,5 Triliun, Setara 36,7 Persen dari Target APBN 2026

Nasional
23 jam lalu

Purbaya Lapor APBN Defisit Rp164,4 Triliun per April 2026 

Nasional
1 hari lalu

Kemenkeu Percepat Belanja APBN, Tak Lagi Jor-joran di Akhir Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal