Stabilitas Sistem Keuangan RI Masih Terjaga, Ini yang Diwaspadai Sri Mulyani di Awal 2025

Dinar Fitra Maghiszha
Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam laporan hasil rapat KSSK. (Foto: iNews.id/Anggie)

Dia melaporkan, ekonomi Amerika Serikat (AS) masih tumbuh kuat dan bahkan lebih kuat, sementara ekonomi Eropa masih mengalami pelemahan. Adapun pertumbuhan ekonomi China terakselerasi menjadi 5,4 persen year-on-year (yoy).

“Ini perkembangan positif, didorong stimulus ekonomi dari pemerintah China,” tuturnya.

Arah kebijakan pemerintahan baru AS di bawah Donald Trump, juga Federal Reserve, ujar Sri Mulyani, juga menjadi faktor yang memberikan pengaruh paling besar pada kondisi ketidakpastian pasar keuangan global.

Adapun dampak kebijakan tarif yang dilakukan di AS, diperkirakan akan memberikan pengaruh terhadap proses disinflasi.

“Dengan demikian inflasi AS masih dalam level yang kuat,” kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Ekonomi RI Tumbuh 5,61%, Purbaya: Bukti Daya Beli Masyarakat Masih Kuat

Nasional
5 hari lalu

Purbaya Janji Selesaikan Hambatan Investasi, Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Nasional
6 hari lalu

Purbaya Respons Kritik Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen: Jelek-Tinggi Ribut, Maunya Apa?

Nasional
7 hari lalu

Devisa Hasil Ekspor SDA Wajib Dikonversi 50 Persen ke Rupiah

Bisnis
9 hari lalu

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal