Stok Aman hingga 2019, Buwas Tegaskan Tak Perlu Impor Beras

Isna Rifka Sri Rahayu
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)

Dia menjelaskan, beras impor masih adadi gudang Bulog karena karena pasokan beras dalam negeri masih bisa mencukupi kebutuhan. Selama ini Bulog menggunakan beras dalam negeri untuk disalurkan ke operasi pasar, beras sejahtera (rastra), dan bantuan sosial bukan impor

"Serapan dalam negeri saat ini dari Januari 1,4 juta ton. Riil sisa berapa? Sekitar 900.000 ton yang serapan dalam negeri. Sisanya untuk kepentingan rastra, bansos, dan operasi pasar," tuturnya.

Bulog akan menyerab gabah petani untuk memastikan cadangan beras nasional mencukupi dan petani tidak terdampak operasi pasar. Sejauh ini. Bulog telah menyerap 2,7 juta ton dari target sebesar 2,72 juta ton pada akhir 2018. "Bagaimana mau dikeluarin beras impor kalau kita tidak butuh?" katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
3 hari lalu

Bulog Jual Beras Premium di Ritel Modern, Distribusi Diperluas ke 13 Kota

11 hari lalu

BPS Ungkap Harga Beras di Agustus 2026 Makin Mahal, Melonjak 10,07 Persen!

11 hari lalu

Harga Pangan Naik Serentak 1 September, Cabai hingga Beras Melonjak

12 hari lalu

Bulog Siapkan Strategi untuk Stabilkan Harga Beras Premium, Apa Itu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal