Subsidi Pertalite Bengkak, Segini Anggaran yang Ideal Menurut Ekonom 

Michelle Natalia
Diperlukan penambahan alokasi anggaran yang ideal untuk subsidi Pertalite di tengah kenaikan harga komoditas energi dan minyak global. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Di tengah kenaikan harga komoditas energi dan minyak global, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengupayakan untuk menahan harga BBM jenis Pertalite tidak ikut naik. Terkait hal ini, ekonom sekaligus Direktur CELIOS, Bhima Yudihstira menuturkan, perlu adanya penambahan alokasi untuk subsidi energi.

Menurutnya, pelebaran subsidi untuk Pertalite bukan hanya disebabkan karena acuan minyak mentah naik, tetapi juga migrasi dari pengguna Pertamax ke Pertalite akibat kenaikan harga Pertamax. 

"Kesiapan APBN bisa dilihat dari alokasi subsidi energi yang idealnya ditambah menjadi Rp250 triliun," ujar Bhima kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (22/5/2022).

Dia menambahkan, pemerintah masih bisa melakukan realokasi anggaran untuk menambal selisih harga keekonomian dan subsidi Pertalite. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Mobil
6 jam lalu

Harga Pertamax Naik Banyak Pengendara Beralih ke Pertalite, Ini Dampaknya bagi Mesin Kendaraan

Nasional
12 jam lalu

Mendagri Pantau Dampak Kenaikan Harga Pertamax terhadap Inflasi

Nasional
13 jam lalu

DPR Wanti-Wanti Risiko Kelangkaan Pertalite usai Harga Pertamax Naik

Nasional
1 hari lalu

Bahlil Pastikan Harga BBM dan Elpiji Subsidi Tak Naik: Itu Perintah Bapak Presiden!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal