Suku Bunga Acuan AS Terus Naik, Ini Strategi Sri Mulyani

Ade Miranti Karunia Sari
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: iNews.id/Ade Miranti)

Bendahara keuangan negara ini juga berupaya bersama BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjaga agar perubahan suku bunga The Fed tidak menimbulkan gejolak yang akan mengganggu stabilitas.

"BI, Menko Perekonomian, dan OJK terus melakukan perbaikan koalisi komunikasi," ujarnya.

Selain itu, dia juga meyakinkan bahwa perekonomian Indonesia akan tetap stabil meski adanya normalisasi kebijakan moneter AS berpengaruh secara global dan menekan negara-negara emerging market, termasuk Indonesia

"Kalau perubahan di luar perekonomian kita itu bukan kita yang mengontrol, itu Federal Reserve. Tapi, perekonomian Indonesia cukup fleksibel dan lentur, dan cukup memiliki daya tahan atas perubahan itu tanpa harus menyebabkan seluruh kegiatan ekonomi mengalami perubahan sangat drastis," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Makro
15 hari lalu

Breaking News: BI Rilis Aturan Baru Beli Dolar AS, Kini Dibatasi Maksimal 50.000 per Bulan

Nasional
15 hari lalu

BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Maret 2026

Nasional
16 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp7.389 Triliun per Januari 2026

Nasional
26 hari lalu

Cadangan Devisa RI Turun Jadi 151,9 Miliar Dolar AS per Februari 2026, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal