Tak Ada APBN-P, Indef: Masyarakat Tidak Bisa Pantau Anggaran Negara

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah memutuskan tidak menyiapkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2018. Pasalnya, hingga semester pertama tahun ini realisasi APBN 2018 dinilai masih berjalan dengan baik.

Namun, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, tanpa adanya penyesuaian maka masyarakat tidak dapat memantau perubahan alokasi APBN. Sebab, dengan asumsi makro yang sudah meleset jauh dari segala aspek, maka akan berimbas pada perubahan pos anggaran.

"Alasan pemerintah sih karena tahun politik DPR-nya sibuk dan takut tidak kuorum forum APBN-nya. Harusnya jangan dijadikan alasan karena APBN kalau angkanya jauh berubah bisa menurunkan kredibilitas pengelolaan anggaran," ujarnya saat dihubungi iNews.id, Selasa (10/7/2018).

Selain itu, DPR memiliki fungsi pengawasan yang penting agar alokasi subsidi dapat dipertanggungjawabkan jika sewaktu-waktu subsidi diperlukan untuk ditambah. "Kalau tanpa APBN-P gimana masyarakat bisa memantau perubahan alokasi APBN," ucapnya.

Ia melanjutkan, jika APBN diubah justru akan menambah kredibilitas anggaran. Dalam asumsi makro, pemerintah menetapkan pertumbuhan ekonomi berada di level 5,4 persen. Namun, jika ternyata dalam realisasi hanya 5,1 persen alias tidak diubah tentu akan membuat pasar mempertanyakan kredibilitas pemerintah.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Prabowo Tambah Dana Riset Jadi Rp12 Triliun per Tahun, Fokus Swasembada Pangan-Energi

Nasional
7 hari lalu

BI: Utang Luar Negeri RI Turun Jadi Rp7.152 Triliun per November 2025

Nasional
12 hari lalu

Defisit APBN Nyaris 3%, Ekonom: Masih Dalam Koridor yang Aman

Nasional
13 hari lalu

Purbaya soal Defisit APBN Melebar: Saya Bisa Buat 0 Persen, tapi Ekonomi Morat-marit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal