Tanggapi Masalah Laut Natuna, Prabowo: Bagaimanapun China adalah Negara Sahabat

Muhammad Aulia
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Masalah sengketa Laut Natuna tengah menghadapi fase serius. Hal ini dapat terlihat dari kapal penjaga pantai China yang secara sengaja memasuki perairan Laut Natuna Utara pada Senin (30/12/2019). Kapal asal China itu sendiri kemudian berhasil diusir oleh KRI Tjiptadi-381.

Pemerintah Indonesia sendiri melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) sudah melayangkan sikap protes ke China yang disampaikan ke Kedutaan Besar China di Jakarta.

Menurut Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, pemerintah China secara jelas melanggar wilayah Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia di Laut Natuna. Menteri Retno juga menegaskan pemerintah Indonesia tidak akan mengakui klaim pemerintah China atas Laut Natuna.

Menanggapi perkembangan tersebut, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengungkapkan sudah ada koordinasi lebih lanjut secara lintas kementerian untuk menghadapi masalah sengketa Laut Natuna.

"Koordinasi (dengan) Menko-Menko, Menko Perekonomian, Menkopolhukam, ya kita harus koordinasi. Kerja sama kita harus baik," ujar Prabowo seusai menemui Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan di kantornya, Jumat (3/1/2020).

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
15 jam lalu

Prabowo Subsidi Biaya Haji 2027 Rp3 Juta, Jemaah Cukup Lunasi Rp23,2 Juta

15 jam lalu

Prabowo Tekankan Penguatan TNI-Polri Hadapi Tantangan Keamanan Global

16 jam lalu

Prabowo Tak Masalah Calon Prajurit TNI-Polri Pakai Kacamata, Lihat Sisi Intelektual

18 jam lalu

Ajudan: Pertemuan Jokowi dan Prabowo Tak Bahas Putusan MK soal Ijazah Gibran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal