Tegur Pemda, Sri Mulyani: Belanja APBD Lambat!

Michelle Natalia
Sri Mulyani menegur para pemerintah daerah karena belanja di tingkat Pemda masih lambat.  (foto: dok. iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegur para pemerintah daerah (Pemda). Pasalnya, pihaknya kembali mendapati fakta bahwa belanja di tingkat Pemda masih lambat. 

Sri Mulyani menuturkan, masih lambatnya belanja di daerah justru terjadi di saat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami defisit, dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) malah mengalami surplus. 

"Belanja APBD ini memang melambat. Belanja APBN hingga akhir November tumbuh -2,21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, saat APBN belanjanya meningkat. Ini menggambarkan Pemda belum meningkatkan peran signifikan untuk ikut memulihkan perekonomian nasional," ujar Sri dalam konferensi pers virtual APBN KITA pada Kamis (25/11/2021). 

Sri Mulyani menambahkan, realisasi penerimaan APBN seluruh daerah adalah 70,2 persen dari target. Angka ini lebih tinggi dibandingkan realisasi belanja yang 56,4 persen dari pagu. 

"Ini berarti daerah menikmati surplus sementara APBN berjuang keras mendorong pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19," kata dia.

Adapun kondisi surplus APBD kemudian menyebabkan simpanan daerah di perbankan semakin membengkak. Per akhir Oktober, nilainya mencapai Rp226,71 triliun atau bertambah Rp32,59 triliun (16,79 persen) dari bulan sebelumnya.

"Kita harap Pemda bisa mengakselerasi karena ini tinggal satu bulan akhir. Dari kemarin Bapak Presiden Joko Widodo sudah menyampaikan," ucap Sri Mulyani. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ichsanuddin Noorsy Soroti Tekanan APBN: Kebijakan Harus sesuai Kemampuan Anggaran

6 hari lalu

Suahasil Tegaskan Hak Wajib Pajak Tetap Dipenuhi, Minta Restitusi Sesuai Aturan

6 hari lalu

Suahasil Lapor Defisit APBN Tembus Rp240,1 Triliun hingga Agustus 2026

6 hari lalu

Pramono Targetkan Proyek LRT Jakarta Manggarai-Dukuh Atas Dimulai Januari 2027

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal