Tunda Proyek Kelistrikan Demi Rupiah, Ini Komentar Menko Luhut

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah telah menunda proyek kelistrikan nasional sebesar 15.200 Mega Watt (MW) dari proyek 35.000 MW. Proyek listrik yang ditunda tersebut merupakan proyek yang belum mencapai financial closing.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, proyek-proyek yang ditunda tersebut hanya proyek yang berlokasi di Pulau Jawa. Oleh karenanya, target rasio elektrifikasi pemerintah tidak berubah.

Sebab, rasio elektrifikasi ini menargetkan daerah-daerah terpencil yang belum terjangkau listrik. Sementara, di Pulau Jawa aliran listrik sudah merata bahkan pasokan listriknya sudah berlebih.

"Kan ini lebih banyak proyek pembangunan yang di Jawa. Karena kalau di Jawa kan memang sudah berlebih," ujarnya di DPR RI, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan, target rasio elektrifikasi nasional tetap sebesar 90 persen hingga 2019. Pencapaian rasio elektrifikasi hingga kini sudah 97,14 persen dan diperkirakan akhir 2018 mencapai 97,5 persen.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Makro
5 tahun lalu

Pemerintah Catat Pelaut Berpotensi Sumbang Devisa Rp151,2 Triliun 

Makro
5 tahun lalu

Kemenko Maritim Kerahkan Kapal Riset Bantu Pencarian Pesawat Sriwijaya 

Makro
6 tahun lalu

DPR Setujui Tambahan Anggaran Menko Luhut dan Airlangga

Makro
6 tahun lalu

Luhut Beberkan Proyek Ibu Kota Baru Akan Gunakan Dana Abadi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal