Utang Luar Negeri BUMN Tembus Rp851 Triliun , Apa Penyebabnya?

Suparjo Ramalan
Utang BUMN (ilustrasi)

Terbaru adalah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, yang mencatatkan utang sebesar Rp70 triliun. Utang emiten maskapai pelat ini bertambah sekitar Rp1 triliun tiap bulan karena menunda pembayaran kepada pemasok. 

"Utang PLN dan BUMN Karya menggunung karena sebagian  dampak dari penugasan infrastruktur pemerintah. PLN melaksanakan pembangunan infrastruktur listrik 35.000 watt, sementara BUMN Karya menjalankan pekerjaan pembangunan jalan tol, airport pelabuhan, dan lain-lain," tutur Toto. 

Sementara keuangan Garuda makin kritis karena dampak pandemi Covid-19. Saat pesawat hanya memiliki okupansi rate sekitar 20 persen, maka penurunan revenue sepanjang 2020 mencapai 90 persen. Sedangkan banyak komponen biaya yang bersifat tetap, seperti utang leasing armada hingga bahan bakar.  

Hal itu menyebabkan utang Garuda membengkak. Kinerja keuangan GIAA yang buruk juga terjadi sejak beberapa tahun sebelum pandemi karena ada 'salah urus' dalam pengelolaannya. 

Menurutnya, tugas semacam itu harusnya didukung oleh financing yang sebagian besarnya berasal dari APBN. Namun, negara memiliki keterbatasan anggaran, sehingga BUMN mencari alternatif financing melalui instrumen utang.

"Ke depan perlu restrukturisasi BUMN terutama sisi financing, di mana portofolio utang harus dikurangi. Caranya dengan memanfaatkan lebih banyak pendanaan yang bersifat ekuitas, misal melalui pendanaan via LPI," tutur dia.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
18 jam lalu

KAI Batalkan 34 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Hari Ini Imbas Banjir 

Nasional
2 hari lalu

KAI Batalkan 38 Perjalanan Kereta gegara Banjir, Ini Daftarnya

Nasional
4 hari lalu

Perjalanan Kereta di Pantura Kendal Terganggu gegara Luapan Air, KAI Minta Maaf

Nasional
4 hari lalu

KAI Tutup 316 Perlintasan Sebidang Rawan Kecelakaan Sepanjang 2025

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal