Wejangan Erick Thohir untuk Calon Pemimpin Muda: Mampu Gerakkan Perubahan

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan wejangan bagi para calon pemimpin muda Indonesia. Dalam menahkodai sebuah organisasi atau perusahaan, pemuda harus memiliki karakter kuat dan berpegang teguh pada nilai luhur bangsa Indonesia. 

Karakter yang dimaksud adalah sikap yang mampu membawa perubahan untuk kemajuan, tidak bagi diri sendiri dan usahanya, namun juga bagi Indonesia. 

"Pemimpin baru Indonesia haruslah memiliki karakter dan nilai luhur yang kuat yang memimpin dan mampu menggerakan perubahan untuk kemajuan tidak bagi diri sendiri dan usahanya namun juga bagi Indonesia," ujarnya Kamis (18/2/2021). 

Dia menilai, generasi muda adalah penggerak perubahan di era modern baik secara konsumen maupun sumber daya manusia (SDM) di perusahaan baik saat ini ataupun masa depan. Khusus BUMN, diperlukan pemimpin-pemimpin atau representasi generasi muda dalam merancang produk dan solusi untuk diberikan kepada kemajuan bisnis perseroan. 

"Bisa dalam menentukan kebijakan perusahaan hingga posisi manajemen. Selain itu di masa yang demikian dinamis dengan uncertainty, complexity, dan ambiguity ini menuntut setiap perusahaan untuk dapat adaptif dan memiliki keunggulan kompetitif. Kita memerlukan semangat ingin terus mudah beradaptasi, dan selalu mencari terobosan yang dimiliki generasi muda dan pemimpin muda," kata dia. 

Kementerian BUMN sendiri tengah berupaya agar keterwakilan 5 persen milenial dan 15 persen perempuan di jajaran pucuk kepemimpinan BUMN bisa terealisasi. Langkah itu merupakan wujud transformasi perusahaan negara. 

Salah satu skema yang ditetapkan Erick Thohir untuk bisa merealisasikan target tersebut dengan menjadikan representasi milenial dan perempuan sebagai Key Performance Indicators (KPI) atau Indikator Kinerja Utama para direksi BUMN. "Ini bukan sekedar mendorong, bahkan saya menjadikan presentasi generasi muda dan perempuan sebagai KPI bagi direksi BUMN dalam menjalani kinerjanya," tutur dia. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
21 jam lalu

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut Pelanggaran BUMN, Ini Reaksi KPK

2 hari lalu

GIC 2026 Hadirkan 13 Negara, Erick Thohir Diharapkan Turun Langsung Pantau Talenta Muda

2 hari lalu

HUT ke-81 RI, Pemerintah Imbau Pegawai Diberi Fleksibilitas Kerja pada 18 Agustus

5 hari lalu

Pembersihan BUMN Lewat Pengadilan Ad Hoc, Rencana Prabowo Usut Kasus 30 Tahun ke Belakang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal