"Disebabkan karena kondisi bangunan sudah tua dan hujan dibarengi angin kencang," ujar Joko di lokasi, Senin (10/2/2025).
Untuk sementara, kata dia pembelajaran dilakukan di kelas lain yang tidak terdampak. Siswa kelas satu, lanjut dia bergabung dengan kelas tiga dan siswa kelas dua bergabung dengan kelas empat.
Menurutnya, jika ruang kelas tidak mencukupi, sebagian siswa akan ditempatkan di gudang yang nantinya diberi meja dan kursi.