Anggaran Pembangunan IKN Diblokir Kemenkeu, Begini Penjelasan Istana

iNews TV
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menyebut, dana pembangunan IKN tetap ada, namun saat ini belum dibuka untuk pembangunan. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Pihak istana menjelaskan terkait pemblokiran anggaran pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menyebut, dana pembangunan IKN tetap ada, namun saat ini belum dibuka untuk pembangunan.

Lebih jauh, Hasan menjelaskan bahwa Presiden Prabowo akan memenuhi janjinya untuk membangun IKN hingga lima tahun ke depan.

"Kalau diblokir itu kan bukan berarti anggarannya enggak ada kan, anggarannya belum dibuka. Jadi, anggaran IKN itu ada di Otorita IKN, ada di Kementerian PU. Yang jelas komitmen presiden beberapa hari lalu sudah disampaikan oleh Menko Infrasktrur bahwa selama lima tahun ke depan presiden punya komitmen untuk meneruskan pembangunan IKN dengan biaya Rp48 triliun lima tahun ke depan," ucap Hasan.

Pemblokiran anggaran proyek IKN saat ini ramai menjadi perbincangan. Masyarakat mengaitkan pemblokiran anggaran terkait dengan Instruksi Presiden (Inpres) mengenai efisiensi penggunaan dana APBN dan APBD.

"Surat terakhir yang kita terima dari Ibu Menteri Keuangan itu kan, memang sebelum rapat terbatas terakhir tuh dengan pak presiden memang dari beliau diminta efisiensi Rp81 triliun," ucap Menteri PU Dody Hanggodo.

Meski saat ini proyek pembangunan terhambat, Kementerian PU menyatakan bahwa saat ini progres IKN telah mencapai 87,9 persen per akhir Desember 2024 lalu, dan akan terus dilanjutkan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Suahasil Siapkan Pos Anggaran untuk K/L Baru: Administrasi dalam Proses 

4 hari lalu

Perdana Gunakan Mobil Dinas Maung MV3 Garuda, Airlangga: Baru Sebagian Menko 

9 hari lalu

Prabowo Siapkan Rp31 Triliun untuk Bansos hingga Akhir 2026, Bantuan Pangan hingga Subsidi Upah 

10 hari lalu

Suahasil Suntik Rp20 Triliun ke BPJS Kesehatan, Perkuat Kas dan Jamin Pembayaran Klaim

10 hari lalu

Tok! DPR Sahkan APBN 2027 Rp4.106 Triliun dan Pertumbuhan Ekonomi 6%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal