Tak hanya itu, ia juga memperlihatkan foto detik-detik sebelum anak Ahmad Bahar di bawa ke kantor GRIB Jaya.
“Jadi jelas ini ada beberapa anggota GRIB Jaya yang mereka mengintimidasi hari Minggu dari mulai jam 14.00 siang sampai jam 17.00 ya, agar Ahmad Bahar untuk dibawa. Tapi karena tidak ada, mereka masuk ke dalam rumah kemudian putrinya lah yang disandera yang dibawa ke markas GRIB,” jelas dia.
Untuk diketahui, Polda Metro Jaya akan menyelidiki laporan yang dilakukan sejumlah Ormas Islam terkait dugaan kasus intimidasi yang dilakukan Ketua GRIB Jaya, Hercules dan anggotanya ke anak penulis Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana.
"Terkait adanya laporan polisi tentang saudara Hercules. Polda Metro Jaya, dalam laporan tersebut, kepolisian pasti akan melakukan penyelidikan dengan mengklarifikasi dari pelapor, menganalisa barang bukti, olah TKP," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Sabtu (26/5/2026).
Budi menambahkan, kepolisian tidak boleh menolak laporan yang hendak dibuat masyarakat, tak terkecuali Polda Metro Jaya. Karena itu, laporan yang dibuat sejumlah ormas Islam dengan korban Ilma Sani bakal diteliti ke depannya.
Setelah dilakukan penelitian, kata dia, polisi akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, lantas laporan itu bakal ditentukan apakah bakal dinaikkan ke penyidikan ataukah tidak. Laporan itu baru saja diterima oleh polisi kemarin sehingga pihaknya belum bisa berbicara banyak.