"Setiap bulan kampung kami selalu terandam banjir air pasang laut. Namun banjir rob kali ini yang terbesar sepanjang tahun ini," ujar Munirah, warga setempat.
Warga mengaku terpaksa bertahan di rumahnya karena tidak memiliki kediaman lainnya. Selain itu usaha mereka di sana juga tidak bisa ditinggalkan. Dengan menahan tangis, warga berharap pemerintah memberikan solusi mengatasi bencana banjir rob yang sudah dialami selama bertahun-tahun.