Demo Berakhir Ricuh di Nepal, Gen Z Desak Militer Terapkan Jam Malam

Anton
Gelombang demonstrasi di Nepal yang berujung ricuh dan menewaskan lebih dari 20 orang, kini memicu desakan dari kelompok pemuda Gen Z agar militer turun tangan. Foto: iNews TV

Mereka menuduh adanya kelompok oportunis dan partai politik yang menunggangi aksi damai mereka untuk memutarbalikkan tujuan demonstrasi. "Gerakan kami tidak menerima kelompok oportunis atau anggota partai politik yang mencoba membajak atau memutarbalikkan tujuan. Kami tidak butuh mereka sebelumnya dan sekarang," bunyi pernyataan tersebut.

Kerusuhan ini sendiri dipicu oleh kebijakan pemerintah yang memblokir media sosial, ditambah dengan kekecewaan generasi muda terhadap kondisi ekonomi yang lesu, sulitnya mencari pekerjaan, serta masalah korupsi yang merajalela. Desakan agar militer turun tangan ini menunjukkan meningkatnya tekanan terhadap pemerintah, yang dinilai gagal mengendalikan situasi dan merespons aspirasi generasi muda.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
Internet
2 jam lalu

8 Medsos yang Dilarang untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Daftarnya!

Nasional
2 jam lalu

Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun TikTok, Instagram, YouTube hingga Roblox Mulai 28 Maret

Gadget
2 hari lalu

Platform Online Bisa Jadi Medium Aksi Nyata Jaga Lingkungan, Ini Buktinya!

Seleb
6 hari lalu

Fariz RM Putuskan Hidup Tanpa HP dan Media Sosial, Ingin Tenteram

Nasional
8 hari lalu

Bareskrim: Kasus Perdagangan Bayi di Medsos Murni Jual Beli, Tak Ada Unsur Penculikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal