Epidemiolog Peringatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

iNews TV
Ahli epidemiologi dari Griffith University, Dick Budiman, mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bahaya serius dari paparan material erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto: iNews TV

Kepanikan warga terhadap sebaran abu vulkanik ini langsung memicu melonjaknya permintaan alat pelindung diri di lapangan. Di kawasan Jakarta Selatan, para pedagang masker di sekitar kolong tol Andara mencatatkan kenaikan omset hingga empat kali lipat akibat aksi borong warga yang membeli masker dalam jumlah besar sebagai persediaan.

Fenomena serupa juga berdampak pada merangkaknya harga masker di pusat perdagangan alat kesehatan Pasar Pramuka, Jakarta Timur. Kenaikan paling signifikan terjadi pada masker tipe KN95 lima lapis yang harganya melonjak dari kisaran awal sekitar tiga puluh ribu rupiah menjadi lima puluh ribu rupiah per kotak.

Tingginya angka penjualan bahkan membuat sejumlah toko mulai kehabisan stok, sehingga pemerintah mengimbau para pedagang untuk tidak memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga secara tidak wajar demi menjaga ketersediaan masker bagi masyarakat.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
12 jam lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi, BMKG Pastikan Jalur Penyeberangan Selat Sunda Aman

12 jam lalu

Dokter Sarankan Jemur Baju di Dalam Rumah saat Abu Vulkanik Ada di Mana-Mana

12 jam lalu

8 Bandara Ditutup Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini Daftarnya

12 jam lalu

Masker KN95 Mendadak Diburu Imbas Erupsi Anak Krakatau, Harga Naik 10 Kali Lipat!

13 jam lalu

Garuda Indonesia Batalkan Semua Penerbangan Jakarta-Bandung-Lampung hingga Pukul 24.00 WIB 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal