Epidemiolog Peringatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

iNews TV
Ahli epidemiologi dari Griffith University, Dick Budiman, mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bahaya serius dari paparan material erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto: iNews TV

Kepanikan warga terhadap sebaran abu vulkanik ini langsung memicu melonjaknya permintaan alat pelindung diri di lapangan. Di kawasan Jakarta Selatan, para pedagang masker di sekitar kolong tol Andara mencatatkan kenaikan omset hingga empat kali lipat akibat aksi borong warga yang membeli masker dalam jumlah besar sebagai persediaan.

Fenomena serupa juga berdampak pada merangkaknya harga masker di pusat perdagangan alat kesehatan Pasar Pramuka, Jakarta Timur. Kenaikan paling signifikan terjadi pada masker tipe KN95 lima lapis yang harganya melonjak dari kisaran awal sekitar tiga puluh ribu rupiah menjadi lima puluh ribu rupiah per kotak.

Tingginya angka penjualan bahkan membuat sejumlah toko mulai kehabisan stok, sehingga pemerintah mengimbau para pedagang untuk tidak memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga secara tidak wajar demi menjaga ketersediaan masker bagi masyarakat.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
3 hari lalu

Gunung Anak Krakatau 3 Kali Erupsi Pagi Ini, Warga Dilarang Dekati Zona Bahaya

4 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali dalam 9 Menit, Warga Dilarang Mendekat Radius 5 Km

4 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi Pagi Ini, Status Siaga

11 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Semakin Diperketat Imbas Puluhan Wisatawan Terobos Bahaya demi Selfie!

11 hari lalu

Anak Gunung Krakatau Siaga, Puluhan Wisatawan Malah Nekat Naik demi Selfie!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal