PVMBG menyatakan Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga.
Masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki diminta mematuhi seluruh rekomendasi keselamatan serta menjauhi kawasan yang berpotensi terdampak aktivitas vulkanik.
"Masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak mendekati G. Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif," tulis PVMBG.
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lima Kali Sehari Sebelumnya
Sebelumnya, Gunung Anak Krakatau tercatat mengalami erupsi sebanyak lima kali pada Selasa (8/9/2026) sore.
Erupsi terakhir pada hari tersebut terjadi pukul 17.56 WIB. Letusan terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 54 milimeter dan berlangsung selama 31 detik.
Aktivitas erupsi yang kembali terjadi pada Rabu dini hari menunjukkan Gunung Anak Krakatau masih aktif dan perlu diwaspadai. Masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi PVMBG serta tidak memasuki radius yang telah ditetapkan.