Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan perluasan area pencarian dilakukan berdasarkan evaluasi operasi sebelumnya dan perkembangan kondisi di lapangan.
“Memasuki hari keempat, kami memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, termasuk sektor khusus di sekitar lokasi yang menjadi perhatian. Seluruh unsur dan sarana yang tersedia kami optimalkan untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian,” ujar Al Amrad.
Operasi pencarian melibatkan unsur Basarnas, TNI AL, Polri, BPBD, Potensi SAR, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, psikologi, Tagana, Baznas, Rumah Zakat, serta masyarakat dan relawan.
Dari sisi cuaca, wilayah operasi diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Angin bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan 10-20 knot, sedangkan tinggi gelombang berkisar 0,5-2,5 meter.
“Kami tetap mempertimbangkan faktor keselamatan dalam setiap pergerakan tim. Kondisi cuaca dan gelombang terus kami monitor, sementara pencarian dilakukan secara terkoordinasi dan maksimal di seluruh sektor yang telah ditentukan,” jelasnya.
Delapan orang yang masih dalam pencarian yakni Warta (55), kapten kapal; Surakman (60), ABK; Heriyanto (49), pemandu; M. Bagus Khoirunnas (28), jurnalis Antara; Ari Basuki (52), jurnalis Merdeka; Yudhis, jurnalis iNews; Daus (42), jurnalis Anadolu; dan Donal, jurnalis freelance.
Al Amrad berharap perluasan area serta penambahan kekuatan unsur SAR dapat memberikan titik terang dalam pencarian.
“Kami berharap perluasan area dan penambahan kekuatan unsur pencarian ini dapat memberikan titik terang. Operasi masih terus berlangsung dan setiap perkembangan di lapangan akan kami evaluasi untuk menentukan langkah pencarian berikutnya,” pungkas Al Amrad.
Hingga Operasi SAR hari keempat, delapan orang tersebut masih berstatus dalam pencarian. Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran di seluruh sektor yang telah ditentukan dengan mengoptimalkan seluruh unsur dan sarana yang tersedia serta tetap mengutamakan keselamatan personel.