ICW Lapor ke Bareskrim, Penelitinya Kena Doxing usai Komentari Jokowi

iNews TV
ICW melapor ke Bareskrim Polri usai salah satu penelitinya terkena doxing setelah merilis pernyataan terkait nama Presiden ke-7 RI Jokowi masuk daftar nominasi di OCCRP. (iNews TV)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia Corruption Watch (ICW) melapor ke Bareskrim Polri usai salah satu penelitinya terkena doxing. Penyebaran identitas pribadi itu terjadi setelah ICW merilis pernyataan terkait nama Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang masuk daftar nominasi tokoh terkorup versi Organize Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP).

"Peneliti ICW, saudara Diki Anandia mengalami upaya doxing. Informasi data pribadinya disebar oleh salah satu akun di media sosial," kata Koordinator Divisi Kampanye Publik ICW Tibiko Zabar mengatakan Tibiko Zabar, Senin (13/1/2025).

Dia mengatakan, peneliti ICW itu terkena doxing pada Jumat 3 Januari 2025. ICW menilai tindakan tersebut melanggar ketentuan undang-undang tentang perlindungan data pribadi dan juga administrasi kependudukan.

ICW juga menilai doxing itu itu bagian dari upaya mengaburkan pesan atau kritik yang hendak disampaikan oleh ICW dan juga masyarakat sipil lainnya. 

"Karena apa yang disampaikan oleh ICW berkaitan dengan masuknya nama mantan Presiden Jokowi dalam OCCRP. Itu yang kemudian kami sampaikan ke publik lewat beberapa siaran pers dan media dan bersambut dengan upaya doxing seperti itu," katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
6 jam lalu

Gugatan Gus Nur Kandas, PN Solo Tolak Ganti Rugi Rp4,2 Miliar terkait Kasus Ijazah Jokowi

13 jam lalu

Luhut: Jokowi Orang Baik, Patut Dicontoh meski Punya Kekurangan

1 hari lalu

Kaesang Buka Suara soal Jabatan Jokowi usai Pamer KTA PSI

2 hari lalu

Politisi PDIP Sindir Jokowi: Diminta Tunjukkan Ijazah kok Malah Pamer KTA PSI

2 hari lalu

Kenapa Jokowi Baru Tunjukkan KTA PSI di Bandung? Ternyata Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal