Jokowi Sebut Ada Operasi Politik di Balik Polemik Ijazah, Singgung Penumpang Gelap

iNews TV
Jokowi menyebut ada operasi politik dan penumpang gelap di balik polemik ijazah dirinya dan Gibran, di tengah wacana hak angket DPR yang kembali mencuat.

Menanggapi wacana tersebut, Jokowi sebelumnya menegaskan bahwa hak angket merupakan hak konstitusional partai politik yang memiliki perwakilan di DPR.
"Ya itu hak konstitusional dari semua partai yang ada di DPR," kata Jokowi.

Hak angket merupakan instrumen konstitusional DPR untuk menyelidiki pelaksanaan undang-undang atau kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan hal penting, strategis, dan berdampak luas bagi kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara.

Wacana penggunaan hak angket tersebut terus menjadi perhatian dalam perkembangan polemik dokumen pendidikan Gibran. Sejumlah pihak mendorong DPR menggunakan kewenangannya untuk mengklarifikasi persoalan tersebut secara terbuka.

Sementara itu, pernyataan Jokowi mengenai dugaan operasi politik dan penumpang gelap menjadi respons terbarunya atas kembali menghangatnya polemik ijazah yang turut menyeret putranya.

Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
2 jam lalu

Jokowi Duga Ada Operasi Politik dan Penumpang Gelap di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

3 jam lalu

Jokowi Sebut Ada Dugaan Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

16 jam lalu

Khozinudin: MK Nyatakan Gibran Tak Penuhi Syarat Jadi Wapres, Harus Dimakzulkan

20 jam lalu

Khozinudin Desak DPR Panggil Gibran: Kalau Tak Ada Ijazah SMA Konsekuensinya Pemakzulan

21 jam lalu

Rullyandi Sebut Putusan MK soal Ijazah Gibran Dipolitisasi: Desakan Pemakzulan Gak Nyambung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal