Kapolda Metro Jaya Mutasi 34 Polisi Imbas Dugaan Peras 45 Penonton DWP asal Malaysia

iNews TV
Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto mencopot 34 anggota dari Satuan Reserse Narkoba buntut kasus pemerasan yang dilakukan terhadap 45 penonton DWP asal Malaysia. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto mencopot 34 anggota dari Satuan Reserse Narkoba buntut kasus pemerasan yang dilakukan terhadap 45 penonton festival musik Djakarta Warehouse Project (DWP) asal Malaysia.

Terkait kasus dugaan pemerasan ini, 18 anggota Polri ditangkap, sementara kapolde Metro Jaya memutasi 34 anggotanya baik di tingkat Polda, Polres maupun Polsek, Pelayanan Markas atau (Yanma) Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan.

"Hasil diskusi kami dengan pimpinan Polri, kita sepakat bahwa penanganan kasus ini semua diambil alih oleh Div Propam Mabes Polri. Jadi, kasus yang terjadi di Polsek maupun terjadi di Polres, termasuk di Polda semuanya kita ambil alih ditangani oleh Div Propam," ucap Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim.

Rencananya sidang etik 18 polisi akan dilaksanakan pekan ini dan akan dihadiri oleh Kompolnas. Dari hasil penyelidikan Propam, total ada 45 warga negara Malaysia yang menjadi korban pemerasan dengan nilai barang bukti yang diamankan Rp2,5 miliar.

Menurut Propam Mabes pori jumlah korban bisa bertambah karena Polri membuka Desk Pengaduan di Kedutaan RI di Malaysia. Kasus bermula dari unggahan viral di media sosial yang menyebutkan dugaan pemerasan oleh oknum polisi terhadap Sejumlah warga negara Malaysia saat acara DWP pada tanggal 13 sampai 15 Desember lalu.

Diketahui korban mengaku dipaksa tes urin dan mereka juga diminta menunjukkan paspor dan membayar sejumlah uang hingga ratusan juta rupiah per orang meskipun hasil tes narkoba mereka negatif.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Megapolitan
1 hari lalu

Ibu Bahar bin Smith Laporkan Balik Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan ke Polisi

Nasional
4 hari lalu

Muhammadiyah Tak Sepakat Polri di Bawah Kementerian: Bisa Muncul Problem Baru

Nasional
5 hari lalu

Masyarakat Dukung Polri di Bawah Presiden, Polri Berikan Apresiasi

Megapolitan
5 hari lalu

Mediasi Buntu, Guru SD di Pamulang yang Nasihati Murid Tetap Dipolisikan meski Sudah Minta Maaf

Nasional
6 hari lalu

Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Kemunduran Reformasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal