Kapolres Ngada Diduga Terlibat Kasus Pelecehan Anak, Ini Respons Polda NTT

Eman Suni
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTT Kombes Pol Patar Silalahi beri keterangan terkait kasus yang menjerat Kapolres Ngada. (Foto: iNews/Eman Suni)

KUPANG, iNews.id - Kapolres Ngada nonaktif AKBP FWK diduga terjerat kasus dugaan pelecehan seksual di Nusa Tenggara Timur (NTT). Polisi telah memeriksa satu korban dan sembilan saksi dalam perkara ini.

AKBP FWK belum lama ini ditangkap Propam Mabes Polri atas dugaan narkoba dan pencabulan. Dia diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di salah satu hotel di Kota Kupang, NTT.

Informasi diperoleh iNews, peristiwa pencabulan ini terjadi pada Juni 2024. Dari hasil penyelidikan, pelaku diduga memesan kamar tersebut. Selanjutnya pelaku ditangkap Divisi Propam Mabes Polri pada 19 Februari 2025.

"Sementara terhadap AKBP FWK masih dilakukan penyelidikan oleh Dirkrimum dan juga pelanggaran kode etik," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTT Kombes Pol Patar Silalahi, Rabu (12/3/2025).

Saat ditanyakan korban dugaan pencabulan masih berusia 6 tahun, Kombes Patar tak menampiknya.

"Masih diperdalam teman-teman penyidik. Kasus ini telah naik ke tahap sidik," katanya.

Beredar kabar korban pelecehan seksual dari Kapolres Ngada ini tidak hanya satu orang. Namun polisi belum memberikan keterangan terkait korban lainnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
14 hari lalu

Red Notice Syekh Ahmad Al Misry Terbit, Jadi Buronan Internasional

16 hari lalu

Bigmo Akhirnya Minta Maaf usai Viral Diduga Ajak Anak-Anak Promosikan Vape

16 hari lalu

Tegas! KAI Commuter Blacklist 40 Pelaku Pelecehan Seksual, Tak Bisa Naik KRL

18 hari lalu

Dokter Murka Lihat Bigmo Diduga Ajak Anak-Anak Promosikan Vape: Kesel Banget!

18 hari lalu

Kemenkes Didesak agar Merespons Aksi Bigmo Diduga Ajak Anak-Anak Promosikan Vape

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal