Kendala Pemadaman Kebakaran 13 Kapal di Pelabuhan Pekalongan, Titik Api Sulit Dijangkau

Suryono Sukarno
Tim Forensik Polda Jateng menyelidiki penyebab pasti kebakaran 13 kapal nelayan berukuran besar di Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan, Selasa (12/11/2024) pagi. (Foto: iNews).

Selain itu, isi kapal yang penuh dengan bahan bakar minyak (BBM) solar dan bahan baku kapal yang terbuat dari kayu membuat api semakin sulit dipadamkan. Akibat kebakaran ini, pasokan ikan ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pekalongan terhambat. 

Petugas lelang TPI Pekalongan, Anton mengungkapkan, biasanya ada sekitar sembilan kapal yang masuk ke TPI, namun hari ini hanya ada dua kapal kecil.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan tim forensik Polda Jawa Tengah (Jateng). Dugaan sementara, api berasal dari salah satu kapal yang berada di sebelah selatan kemudian merambat ke kapal-kapal lainnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan, polisi akan menginvestigasi lebih lanjut terkait insiden kebakaran setelah api berhasil dipadamkan.

“Dugaan awal mengenai korsleting listrik di kapal KM Nasional akan diperiksa lebih lanjut oleh tim forensik. Kalau korban jiwa alhamdulillah sampai saat ini tidak ada, sementara kerugian materiel saja 13 kapal yang terbakar," kata Kombes Artanto.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Megapolitan
2 hari lalu

Kebakaran Kontrakan di Jaktim, Seorang Perempuan Tewas Terjebak dalam Bangunan

Nasional
8 hari lalu

13 WNI Terdampak Kebakaran Hanguskan 1.000 Rumah di Malaysia, Bagaimana Kondisinya?

Megapolitan
9 hari lalu

Kebakaran Gedung Kemendagri di Jaksel, 2 Pegawai Terluka 

Nasional
9 hari lalu

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Malaysia, Kemlu Pantau Kondisi WNI

Megapolitan
11 hari lalu

Tawuran Warga Pecah Saling Lempar Petasan di Tanah Abang, 2 Gerobak Buah Terbakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal