“Di dekatnya tempat wudu. Sumber ledakan itu diduga dari lemari yang terlantar tidak dipakai. Saat kejadian sedang dilaksanakan salat Tarawih,” ujar Fadil di lokasi.
Akibat kejadian tersebut, beberapa bagian bangunan masjid dilaporkan mengalami kerusakan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan.
Menurutnya, hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah ledakan berasal dari bahan peledak atau faktor lainnya.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan mengimbau masyarakat agar tidak mendekat ke lokasi ledakan. Area akan terus disterilkan,” kata AKP Angga.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga kini, tim Gegana masih melakukan olah TKP guna mengungkap penyebab pasti ledakan.