Listyo Sigit Ditangkap Terkait Kasus Penyadapan Ilegal Presiden, Begini Respons Jokowi

iNews TV
Jokowi menghormati proses hukum kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan dua jenderal Polri lainnya. Foto iNews TV

JAKARTA, iNews.id – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akhirnya angkat bicara mengenai kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh penting. Jokowi menegaskan menghormati proses hukum yang tengah berjalan setelah tiga perwira tinggi Polri, termasuk mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, ditetapkan sebagai tersangka.

"Semuanya kita menghormati proses hukum yang ada, nanti kita tunggu ya," ujar Jokowi seusai menjalani sidang perkara dugaan ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis (5/11/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi setelah sebelumnya memilih tidak menanggapi pertanyaan wartawan mengenai penetapan tersangka Listyo Sigit dalam kasus dugaan penyadapan ilegal.

Momen itu terjadi ketika Jokowi meninggalkan ruang sidang setelah memberikan keterangan dalam perkara dugaan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo.

Saat berjalan menuju pintu keluar, Jokowi tampak dikawal sejumlah orang di tengah kerumunan relawan. Wartawan kemudian menanyakan tanggapannya terkait kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret Listyo Sigit.

Namun, Jokowi awalnya tidak menghentikan langkahnya dan terus berjalan. Dia baru memberikan tanggapan setelah kembali mendapat pertanyaan mengenai perkara tersebut.

Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
45 menit lalu

Jokowi Ungkap Kekesalan di Sidang Ijazah, Tak Terima saat Makam Orang Tuanya Didatangi dokter Tifa

4 jam lalu

Dokter Tifa Ungkap 3 Kejanggalan usai Jokowi Bersaksi di Sidang Ijazah 

29 menit lalu

PP Polri Dukung Kapolri Tindak Tegas Anggota, Singgung Kasus Penyadapan Presiden

56 menit lalu

Kapan Listyo Sigit Cs Disidang Etik soal Penyadapan Presiden Prabowo? Ini Kata Polri

2 jam lalu

SETARA Institute Nilai Kasus Penyadapan Prabowo Alarm Keras Penyalahgunaan Kekuasaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal