“Saya senang banget. Seumur-umur dari saya kecil tinggal di sini, belum pernah Presiden datang ke sini,” ujar Seger.
Ia bahkan mendoakan Presiden agar selalu diberi kesehatan dan kelancaran rezeki.
“Mudah-mudahan Bapak Presiden diberi kesehatan dan dilimpahkan rezekinya,” ucapnya.
Seger juga menyampaikan harapan agar dirinya dan warga lain bisa mendapatkan hunian yang lebih layak, seperti rumah susun. Selama ini, keterbatasan ekonomi membuatnya harus bertahan tinggal di bantaran rel.
“Kalau ada rumah susun saya mau, Pak. Saya sudah lama tinggal di sini. Penghasilan saya ngamen, jadi tidak mampu kontrak,” tuturnya.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden tampak mengenakan kemeja biru dan topi krem sambil menyusuri area permukiman di dekat rel. Ia juga sesekali mengingatkan warga agar tidak berada di tengah rel kereta demi keselamatan.
Presiden mendengarkan langsung berbagai aspirasi masyarakat dan berjanji akan segera menyediakan hunian yang layak.
“Insyaallah kita akan segera membangun hunian yang layak untuk masyarakat di daerah tersebut dengan cepat. Ini sudah menjadi tekad saya,” tulis Prabowo Subianto melalui akun Instagram resminya.
Teddy menambahkan, Presiden berkomitmen membangun rumah layak bagi warga yang tinggal di bantaran rel, yang lokasinya hanya sekitar 3 kilometer dari pusat Kota Jakarta.
“Masyarakat juga tadi kaget, karena baru pertama kali ada Presiden yang datang ke daerah itu,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, pengamanan terlihat minimal. Presiden hanya didampingi oleh Teddy Indra Wijaya, Rizky Irmansyah, sejumlah asisten, serta satu anggota Paspampres.