NEW YORK, iNews.id – Momen perayaan Tahun Baru 2026 di sejumlah negara berlangsung kontras, dari pesta megah penuh cahaya di kota-kota dunia hingga perayaan sederhana di wilayah yang masih dilanda krisis kemanusiaan.
Amerika Serikat (AS) kembali membuka lembaran tahun baru lewat tradisi jatuhnya bola kristal di Times Square, New York City. Hampir satu juta orang memadati kawasan tersebut pada 31 Desember malam, sementara lebih dari satu miliar pemirsa menyaksikan siaran langsung di televisi. Bola kristal ikonik yang digunakan sejak 1907 diturunkan dari puncak One Times Square, disertai hitung mundur bersama sejumlah figur publik dan selebritas.
Perayaan besar juga berlangsung di Washington DC. Monumen Washington menjadi pusat pertunjukan cahaya dan kembang api bertajuk Freedom 250. Pertunjukan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju peringatan 250 tahun Amerika Serikat pada 2026. Media setempat melaporkan rangkaian pertunjukan cahaya tersebut dijadwalkan berlangsung selama lima malam.
Dubai, Uni Emirat Arab, kembali mencuri perhatian dunia lewat pesta kembang api di Burj Khalifa. Menara tertinggi dunia itu menampilkan pertunjukan cahaya dan kembang api hampir satu jam. Kembang api diluncurkan dari 365 titik di sepanjang badan menara, dipadukan dengan layar LED raksasa. Pemerintah Dubai mengerahkan sekitar 10.000 personel keamanan demi mengamankan pusat perayaan.
Masih di Uni Emirat Arab, festival Syekh Zayid di Al Wathba, Abu Dhabi, menyuguhkan pertunjukan visual drone berskala besar. Tayangan udara menampilkan sosok Presiden pendiri UEA Syekh Zayed bin Sultan Al Nahyan serta Presiden saat ini Syekh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, disaksikan ribuan warga dan wisatawan.