Netanyahu Bangga Militernya Langgar Gencatan Senjata di Gaza, 44 Orang Tewas Sehari  

Anton Suhartono
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memicu kontroversi setelah dalam pidatonya di parlemen Knesset pada Selasa (21/10/2025). Foto: iNews TV

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) beralasan serangan mereka adalah respons setelah dua tentara tewas di Rafah, menuduh Hamas menggunakan roket anti-tank.

Namun, Hamas membantah keras tuduhan tersebut, menegaskan komitmen mereka pada perjanjian gencatan senjata. Mereka bahkan menyatakan telah kehilangan kontak dengan kelompok bersenjata di Rafah sejak Operasi Kereta Gideon, jauh sebelum serangan terbaru ini.

Perlu dicatat, sejak konflik pecah pada 7 Oktober 2023, serangan Israel ke Gaza telah menewaskan lebih dari 68.200 orang dan melukai lebih dari 170.200 lainnya.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
18 jam lalu

Nah, Menlu Israel Bantah Negaranya Akan Usir Seluruh Warga Gaza

19 jam lalu

Netanyahu Klaim Kepemimpinan Iran di Ambang Keruntuhan

20 jam lalu

Bukan Cuma Tutup Konsulat, Israel Usir Diplomat Inggris dari Tepi Barat dalam 7 Hari

1 hari lalu

Israel Tutup Paksa Konsulat Inggris di Yerusalem Timur, Usir Diplomat

2 hari lalu

Israel Heboh! Netanyahu Ternyata Sudah Tahu Serangan Hamas, Politisi Desak Penyelidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal