Panglima TNI Buka Suara soal Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Ini Alasannya

Jonathan Simanjuntak
Panglima TNI Agus Subiyanto menjelaskan pengerahan pasukan ke Jakarta sebagai bentuk kesiapsiagaan menjaga kedaulatan NKRI dari berbagai ancaman. Foto iNews TV

Menurut Agus, Siaga 3 merupakan kondisi ketika situasi masih aman. Dalam status ini, personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) tetap berada di satuan masing-masing untuk menjalankan kegiatan rutin dan latihan. Meski demikian, prajurit tidak diperbolehkan meninggalkan satuan.

Selanjutnya, Siaga 2 diberlakukan ketika situasi mulai dalam kondisi waspada. Pada tingkatan ini, sekitar setengah hingga tiga perempat kekuatan personel dan alutsista telah ditempatkan di pos masing-masing. Prajurit juga tidak diperbolehkan keluar dari kesatrian.

Sementara Siaga 1 diterapkan ketika eskalasi situasi meningkat. Dalam kondisi tersebut, personel beserta alutsista sudah disiagakan dan ditempatkan di pos-pos yang telah ditentukan.

"Itu yang biasanya dilakukan oleh internal TNI. Siaga itu tidak ada waktunya. Jadi lihat situasi sudah kondusif, baru dari Siaga 1, kita kendorkan Siaga 2 dan Siaga 3," jelas Agus.

Dia menambahkan, penerapan status siaga untuk mengantisipasi bencana alam memiliki mekanisme tersendiri. Agus menyebut TNI terus memberlakukan Siaga 1 untuk menghadapi potensi bencana selama musim penghujan.

"Kalau untuk siaga bencana, itu saya berlakukan Siaga 1 terus karena ini sudah mulai musim penghujan. Pasti di beberapa wilayah ada yang banjir, kita personel dengan alutsista sudah siap digerakkan," tandasnya.

Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
1 jam lalu

Panglima TNI Ungkap Alasan Kerahkan Prajurit Besar-besaran ke Jakarta

14 hari lalu

Panglima TNI Agus Subiyanto Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa kepada 136 Prajurit

21 jam lalu

Jaga Stabilitas Ibu Kota, TNI AL Siagakan 20.980 Personel Pengamanan di Jakarta

2 hari lalu

Pasukan TNI Dikerahkan Besar-besaran ke Jakarta, Kapuspen: Bagian dari Kesiapsiagaan

3 hari lalu

Panglima TNI Belum Balas Surat terkait Kasus BNPB, Ini Kata Ketua KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal