Perjuangan Hidup KM Virgo: Rizky Terapung 7 Jam di Laut Lepas Berbekal Tabung Gas 12 Kg
CIANJUR, iNews.id – Suasana tangis haru dan bahagia mewarnai kedatangan Rizky Afriansyah, salah satu penyintas musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Rizky diantar oleh petugas tiba di kampung halamannya di Desa Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Rabu dini hari.
Rizky berhasil dievakuasi oleh tim Basarnas dalam kondisi selamat setelah bertahan lebih dari 7 jam terapung di perairan lepas. Demi menyelamatkan diri, Rizky bersama empat rekannya saling berpegangan pada tabung gas berukuran 12 kilogram dan mengenakan pelampung hingga akhirnya berhasil dievakuasi menuju kapal pemandu (tugboat).
Meski Rizky yang bekerja sebagai pekerja kantin di kapal kini dalam kondisi sehat, duka keluarga belum sepenuhnya hilang. Ayah Rizky, Yusef Cahyana, yang bertugas sebagai pengawas kantin di kapal tersebut, hingga kini masih dinyatakan hilang. Pihak keluarga terus berharap Yusef dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Pencarian korban musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, terus dilanjutkan secara intensif oleh tim SAR gabungan. Petugas mengerahkan berbagai sarana, termasuk penggunaan drone water untuk melakukan penyisiran hingga ke dalam bangkai kapal. Perluasan wilayah penyisiran dan penyebaran informasi juga dilakukan mencakup perairan Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, hingga pesisir Jawa seperti Surabaya dan Semarang.
Berdasarkan data operasional hingga Selasa sore, total korban yang telah ditemukan mencapai 127 orang dari keseluruhan manifes kapal yang mencatat 243 orang. Dari total temuan tersebut, sebanyak 108 orang dinyatakan selamat, sementara 19 orang meninggal dunia dan 116 orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Tim DVI Polda Kalimantan Selatan terus melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban yang telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin. Pihak Basarnas menegaskan bahwa operasi pencarian akan terus dimaksimalkan dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang ada guna menemukan seluruh korban.