Dalam forum refleksi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Suahasil juga menjelaskan bahwa APBN 2027 dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 6 persen. Target tersebut meningkat dibandingkan sasaran pertumbuhan ekonomi dalam APBN 2026 sebesar 5,4 persen.
Selain itu, Suahasil mengungkapkan penerimaan dividen dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) belum diperhitungkan dalam postur APBN 2026 maupun rancangan APBN 2027.
Menurutnya, kontribusi Danantara tidak hanya dinilai dari besaran dividen yang diterima negara, tetapi juga dari dampak nyata terhadap penciptaan lapangan kerja dan penyelesaian persoalan ekonomi masyarakat.