"Contoh yang kecil saja, kita negara jumlah penduduk keempat terbesar di dunia. Hampir 300 juta ya, 280 juta. Tapi saya sangat sedih terus terang, masalah sepak bola kita tidak mampu masuk Piala Dunia. Ini fakta yang tidak enak," katanya.
Prabowo kemudian membandingkan Indonesia dengan Cape Verde, negara kecil di Afrika yang menurutnya mampu menembus Piala Dunia meski memiliki jumlah penduduk jauh lebih sedikit.
"Masa negara kecil seperti Cape Verde masuk. Saya tidak tahu itu. Mungkin jumlah penduduknya dengan Kabupaten Sumedang lebih banyak Sumedang. Cape Verde. Apalagi? Banyak negara kecil yang masuk ke situ," tuturnya.
Menurut Prabowo, kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama. Dia meminta seluruh pihak tidak hanya mengeluh atau saling menyalahkan, melainkan melakukan introspeksi untuk mencari akar persoalan agar prestasi olahraga Indonesia bisa terus meningkat.
"Ini harus kita introspeksi. Kita harus lihat, tidak ada gunanya kita mengeluh. Ini kita ambil contoh sepak bola. Tapi nanti saya bisa ambil contoh banyak sekali. Tapi ini contoh sepak bola saja kalau sepak bola enggak ada yang tersinggung di antara kalian," ucapnya.
"Mungkin yang tersinggung Menpora. Tapi beliau juga baru Menporanya. Atau enggak, beliau kan sudah PSSI juga lumayan. Tapi beliau sudah berjuang luar biasa. Kira-kira hampir masuk kemarin. Mungkin strateginya harus lebih pintar kita," tandas Prabowo.