TEHERAN, iNews.id – Mojtaba Hosseini Khamenei, putra tertua mendiang Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan terpilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru. Ia disebut menggantikan ayahnya yang meninggal dunia akibat serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari lalu.
Laporan tersebut disampaikan media oposisi Iran International yang mengutip sumber pejabat. Disebutkan, Mojtaba dipilih oleh Majelis Pakar Iran, lembaga yang memiliki kewenangan menunjuk dan memberhentikan Pemimpin Tertinggi Iran.
Proses pemilihan dilaporkan berlangsung alot. Sumber menyebut adanya intervensi dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Mojtaba dikenal sebagai tokoh konservatif yang memiliki kedekatan dengan militer dan disebut-sebut berpandangan lebih keras dibandingkan ayahnya.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran terkait kabar penunjukan tersebut.