Televisi pemerintah Iran menyebut serangan ke Dimona merupakan balasan atas sabotase musuh terhadap fasilitas nuklir Natanz beberapa waktu lalu.
Di tengah hujan rudal, kondisi domestik Israel ikut bergejolak. Ribuan warga di Tel Aviv turun ke jalan menuntut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu segera mundur dan diadili atas kejahatan kemanusiaan.
Massa menganggap kebijakan perang Netanyahu hanya membawa warga Israel ke dalam bahaya dan kehancuran ekonomi. Unjuk rasa juga diwarnai aksi teatrikal simbol pertumpahan darah sebagai kritik atas kegagalan pemerintah dalam menangani krisis sandera dan keamanan.