Respons Kemlu terkait Penyerangan Israel ke Markas UNIFIL

iNews TV
Menlu Retno Marsudi (dok. iNews)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Indonesia mengecam serangan Israel terhadap markas pasukan penjaga perdamaian PBB UNIFIL di Lebanon Selatan. Serangan itu melukai dua personel pasukan UNIFIL asal Indonesia.

Dua prajurit TNI tersebut mengalami luka ringan saat menjalankan tugas pemantauan di menara pemantau markas kontingen Indonesia di Naqoura.

Pasukan perdamaian PBB UNIFIL berada di kawasan tersebut untuk menjalankan mandat Dewan Keamanan PBB guna mendukung stabilitas Lebanon.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia menjelaskan, kedua personel tersebut langsung mendapat perawatan di rumah sakit terdekat dan dalam kondisi baik. Luka yang dialami kedua personel tersebut berasal dari luncuran peluru tank Merkava IDF.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
39 menit lalu

Prabowo Ungkap RI Mulai Diserang lewat Siber: Ingin Indonesia Dipecah Belah dan Gaduh

43 menit lalu

Seragam Upacara Baru TNI Dianggap Mirip Korea Utara, Ini Kata Panglima

1 jam lalu

Prabowo Puji Prajurit TNI Selalu Ada di Lokasi Bencana: Rakyat Lihat Siapa yang Hadir Bersama Mereka

2 jam lalu

Prabowo: TNI yang Hebat Utamakan Prestasi, Bukan Senioritas

2 jam lalu

Prabowo Minta Para Prajurit Lindungi Masyarakat: Rakyat yang Memberi Makan TNI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal