Respons Kemlu terkait Penyerangan Israel ke Markas UNIFIL

iNews TV
Menlu Retno Marsudi (dok. iNews)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Indonesia mengecam serangan Israel terhadap markas pasukan penjaga perdamaian PBB UNIFIL di Lebanon Selatan. Serangan itu melukai dua personel pasukan UNIFIL asal Indonesia.

Dua prajurit TNI tersebut mengalami luka ringan saat menjalankan tugas pemantauan di menara pemantau markas kontingen Indonesia di Naqoura.

Pasukan perdamaian PBB UNIFIL berada di kawasan tersebut untuk menjalankan mandat Dewan Keamanan PBB guna mendukung stabilitas Lebanon.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia menjelaskan, kedua personel tersebut langsung mendapat perawatan di rumah sakit terdekat dan dalam kondisi baik. Luka yang dialami kedua personel tersebut berasal dari luncuran peluru tank Merkava IDF.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Perang Terus Memanas! AS-Israel Bombardir Fasilitas Nuklir Natanz Milik Iran

Internasional
23 jam lalu

Perang 20 Hari, Israel Bakar Uang Rp5,4 Triliun per Hari Lawan Iran

Internasional
2 hari lalu

Iran Ingatkan Israel! Pembalasan Bakal Makin Brutal jika Fasilitas Energinya Diserang Lagi

Internasional
2 hari lalu

Fantastis! Israel Habiskan Rp100 Triliun Lebih untuk Perang 20 Hari Lawan Iran

Internasional
2 hari lalu

Satu per Satu Pejabat Iran Dibunuh Israel, Presiden Pezeshkian: Rezim Zionis Teroris!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal