Respons Kemlu terkait Penyerangan Israel ke Markas UNIFIL

iNews TV
Menlu Retno Marsudi (dok. iNews)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Indonesia mengecam serangan Israel terhadap markas pasukan penjaga perdamaian PBB UNIFIL di Lebanon Selatan. Serangan itu melukai dua personel pasukan UNIFIL asal Indonesia.

Dua prajurit TNI tersebut mengalami luka ringan saat menjalankan tugas pemantauan di menara pemantau markas kontingen Indonesia di Naqoura.

Pasukan perdamaian PBB UNIFIL berada di kawasan tersebut untuk menjalankan mandat Dewan Keamanan PBB guna mendukung stabilitas Lebanon.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia menjelaskan, kedua personel tersebut langsung mendapat perawatan di rumah sakit terdekat dan dalam kondisi baik. Luka yang dialami kedua personel tersebut berasal dari luncuran peluru tank Merkava IDF.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Megapolitan
3 jam lalu

TNI-Polri dan Warga Jakarta Kompak Bersih-Bersih Waduk Cincin Papanggo, Kapolda dan Pangdam Turun Langsung

Nasional
6 jam lalu

Mutasi TNI, Kolonel Devy Kristiono Ajudan Wapres Gibran Pecah Bintang Jadi Brigjen

Nasional
16 jam lalu

Mutasi TNI, Mayjen Benyamin Ditunjuk Jadi Jampidmil

Internasional
12 jam lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak

Buletin
2 hari lalu

Hector Souto Yakin Timnas Futsal Indonesia Siap Hadapi Iran di Final Piala Asia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal