Respons Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi soal Camat Asemrowo Dituding Sembunyikan Perempuan

iNews TV
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi buka suara terkait insiden penggerebekan berujung fitnah yang dilakukan sekelompok warga terhadap Camat Asemrowo Khusnul Amin. (iNews TV)

JAKARTA, iNews.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi buka suara terkait insiden penggerebekan berujung fitnah yang dilakukan sekelompok warga terhadap Camat Asemrowo Khusnul Amin. Ormas tersebut memaksa masuk saat camat rapat bersama kedua stafnya.

"Pak camat itu melakukan rapat dengan stafnya. Melakukan rapat itu tidak sendiri, ada staf laki-laki dan staf perempuan. Trus akhirnya datanglah kejadian, masalah itu," kata Eri usai menghadiri penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Kamis (9/1/2025) siang.

Namun, dalam video penggerebekan yang viral di media sosial, ormas tersebut memaksa masuk dan menuding Camat Amin berduaan di ruangannya. Dia bahkan disebut menyembunyikan perempuan di bawah meja. Padahal, Amin bersama dengan dua stafnya di ruangan dan membahas program.

Eri Cahyadi mengatakan, Camat Khusnul Amin akan melaporkan akun TikTok yang menyebarkan video dengan narasi bohong ke media sosial. Video yang viral di media sosial tersebut telah merugikan dan berdampak negatif pada kehidupan pribadinya. 

Sebelumnya viral di media sosial ormas memaksa masuk ke ruang kerja Camat Asemrowo, Muhammad Khusnul Amin hingga terjadi ketegangan, Senin (6/1/2025) pagi. 

Dilansir dari surabaya.inews.id, Camat Asemrowo dalam konferensi pers, Rabu (8/1/2025), menjelaskan kronologi insiden itu berawal dari upaya penertiban bangunan liar di beberapa lokasi. Salah satunya di bawah Jembatan Dupak Rukun Barat, yang mencakup sekitar 20 bangunan liar. 

"Kami sudah melakukan sosialisasi dan memberikan surat peringatan sebanyak tiga kali sebelum penertiban. Setelah penertiban selesai, warga merasa lebih nyaman," ujar Amin. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
3 hari lalu

Blak-blakan! Denny Indrayana Bongkar Pasal Selundupan yang 'Menggibran', Loloskan Gibran Cawapres 2024

3 hari lalu

Akademisi NTU Singapura Pertanyakan Jalur Pendidikan Gibran: Advanced Diploma Tak Setara SMA

4 hari lalu

Polisi Kembali Gerebek Kampung Boncos, 4 Orang Ditangkap dan 6 Lapak Dibongkar

8 hari lalu

Polisi Gerebek Kampung Ambon dan Kampung Boncos terkait Kasus Narkoba

17 hari lalu

Denny Indrayana cs Dinilai Tak Punya Legal Standing Gugat Ijazah Gibran ke MK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal