Ricuh Aksi Demo Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan PLTU 2 Cirebon

Toiskandar
Demo warga tuntut ganti rugi lahan di depan pintu masuk PLTU 2 di Pantura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (6/11/2024). (Foto: iNews/Toiskandar)

CIREBON, iNews.id - Kericuhan mewarnai aksi unjuk rasa ratusan warga bersama ormas di depan pintu masuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)-2 di Pantura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (6/11/2024). Massa berupaya masuk untuk menuntut ganti rugi lahan yang diklaim digunakan PLTU.

Massa aksi sempat terlibat saling dorong dengan petugas. Sementara, PLTU menegaskan pihaknya menggunakan dan menyewa lahan kepada negara melalui Kementerian Lingkungan Hidup.

Kericuhan ini terjadi saat ratusan warga dari lima desa di Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon berupaya memasuki area PLTU 2.

Kuasa hukum warga, Insank Nasaruddin mengatakan, PLTU II tidak memenuhi hak warga sebagai pemilik lahan yang tanahnya digunakan untuk proyek PLTU 2. Bahkan 200 hektare tanah yang diklaim milik 300 warga di lima kecamatan dengan status hak milik, hak garap dan hak guna belum dibayarkan.

"Kita hitung-hitung ada 200 hektare lahan warga. Masyarakat tak lagi bisa beraktivitas dan menggarap di tanah yang saat ini telah berdiri pembangkit listrik," ujarnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
Buletin
18 jam lalu

Netanyahu Tewas Dirudal? Klaim Media Iran Picu Spekulasi Global

Nasional
21 jam lalu

PLN Ungkap Sisa Cadangan Batubara untuk Pembangkit Listrik jelang Lebaran di Atas 19 Hari

Buletin
2 hari lalu

Rudal Hizbullah Hantam Stasiun Satelit Israel, Fasilitas Komunikasi Militer Rusak

Buletin
3 hari lalu

Langit Teheran Menghitam Usai Depot Minyak Iran Dihantam Israel, Warga Diminta Tak Keluar Rumah

Buletin
4 hari lalu

Harga Minyak Dunia Meroket, Tembus 100 Dolar AS per Barel!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal