Sidang Praperadilan Hasto, Kuasa Hukum Sampaikan 8 Poin Keberatan

iNews TV
Dalam sidang praperadilan, kuasa hukum Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan delapan poin keberatan dalam permohonan. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Sidang praperadilan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dimulai hari ini, Rabu (5/2/2025) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Setidaknya ada delapan poin keberatan dalam permohonan praperadilan yang disampaikan tim kuasa hukum Hasto.

Delapan poin keberatan yang disampaikan tim kuasa hukum Hasto Kristiyanto antara lain soal penetapan tersangka tanpa pemeriksaan yang dianggap bertentangan dengan KUHAP dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Tim kuasa hukum juga menyebutkan penetapan Hasto sebagai tersangka dilakukan tanpa melalui pengumpulan dua alat bukti permulaan yang cukup. Selain itu, perkara dengan tersangka Harun Masiku sebelumnya juga telah diputus dan telah berkekuatan hukum tetap.

Kuasa hukum Hasto juga menyatakan bahwa timnya telah siap menghadapi persidangan dengan membawa bukti dan saksi yang diperlukan. Pihak Hasto juga menyatakan kesiapannya untuk menguji semua alat bukti yang diajukan oleh KPK.

"Dan perlu diingat dalam hal ini perterersangkaan terhadap Mas Hasto Kristiyanto dengan dua sangkaan yaitu suap dan obstruction of justice, Pasal 5 dan Pasal 21 ini tidak bisa bersamaan, karena Mas Hasto sebagai  pribadi mempunyai hak Ingkar dalam hal membela diri," ucap Kuasa Hukum Hasto Kristiyanto, Ronny Talapessy

"Nah ini nanti hal-hal ini akan kita ungkap dan juga ada keanehan ketika pemeriksaan bekas penyidik yang diambil keterangannya di dalam BAP. Kami juga mempertanyakan netralitas dari penyidik tersebut," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Kronologi Bupati Pekalongan Kena OTT KPK, Penyidik Hampir Kehilangan Jejak

Nasional
12 jam lalu

KPK: Eks Menag Yaqut Sudah Diperiksa sebelum Jadi Tersangka, Tertuang di Berita Acara

Nasional
13 jam lalu

Ditangkap KPK, Fadia Arafiq Ngaku Tak Paham Aturan gegara Dulu Pedangdut

Nasional
14 jam lalu

Kasus Bupati Pekalongan, KPK: Kepala Dinas Diminta Menangkan Perusahaan Ibu

Nasional
15 jam lalu

KPK Tetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tersangka Korupsi Pengadaan Outsourcing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal